Rabu, 16 Februari 2011

GITARA


“Gitara, namaku Gitara om! Ibu memberinya karena ibu menginginkan aku untuk menjadi seorang gitaris handal suatu saat nanti. Kata nenek ayahku seorang gitaris yang handal maka dari itu ibu ingin aku mengikuti jejak ayah”
            Sudah ku coba mencari keluargaku ,istri dan anak kesayanganku. Aku kehilangan mereka ketika kecelakaan kereta api 20 tahun yang lalu,saat anakku berusia genap 1 tahun. Iya aku punya anak laki laki bernama Gitara, dia tampan,bermata sipit dan berbibir mungil saat itu.
            Perjalanan menuju Bandung kota kelahiranku,saat itu kereta yang kutumpangi mengalami masalah teknis, sebelum keberangkatan petugas memang sempat untuk menyuruh penumpang untuk turun,tetapi aku tidak curiga sama sekali akan ada nya kecelakaan itu.Gerbong yang kutumpangi masuk ke jurang di daerah Sumedang,Jawa Barat,di saat itulah aku terpisah dengan istri dan anakku.
            Selama ini aku tinggal dirumah kakak tertuaku,di daerah Sumedang. Karena kecelakaan itu aku mengalami patah tulang kaki. Saat kecelakaan itu, aku berusaha membuka mata dan mencari istriku,tapi aku tak bisa,aku harap saat aku terbangun nanti ia masih ada menemaniku dengan sinar harapanku,Gitara.
            Ketika aku sudah tersadar dari biusan dokter,aku berusaha mencari istriku. Kata perawat tidak ada perempuan yang


sesuai dengan ciri ciri istriku. Kemana istri dan anakku? Kemana kah dia?Meninggalkah?atau bahakan dia masih hidup,tapi dimana mereka? Teriak batinku bingung.
            Tahun berganti tahun, aku mencoba pergi ke tempat tempat di mana istriku sering mengunjungi. Rumah kakaknya,adiknya,semuanya terkecuali rumah ayah dan ibunya. Sampai detik ini aku takut untuk ke rumah itu,aku takut ayah dan ibunya tidak pernah menerima sikap pecundangku ini. Semua pencarian ku nihil hasilnya,bahkan aku hampir putus asa menerima kenyataan itu.
            Entahlah mungkin memang takdirku yang mengharuskan aku datang ke rumah orang tuanya. Dengan berbekal kekuatan hati dan mental baja,aku datang ke Malang,tempat kelahirannya. Dengan gugup aku menginjakkan kakiku dirumah beratap kaca ini. Istriku memang termasuk orang yang lumayan kaya.
            Disaat aku ingin mengetuk pintu itu, semua kenangan ketika aku melamar istriku muncul,bayangan paras cantiknya, senyum nya yang indah, tawanya dan air mata bahagianya! Aku teringat semuanya,aku rindu sosok istriku. Lamunan ku kabur ketika laki laki yang sudah tidak kuat untuk berdiri lama lama itu memanggil manggil namaku, dia ayahnya Sarah.
            Tak ku duga ternyata ayah dan ibunya masih sama seperti dulu, ramah dan sopan. Tak ku sangka juga aku harus mendapati kabar yang membuat batinku hancur. Sarah, wanita kuatku,pencerah hidupku,matahari bagi anakku, ia telah meninggalkan ku lebih cepat dari yg kubayangkan.
            Tulang rusuk Sarah patah saat kecelakaan itu terjadi, Sarah terlambat untuk ditolong. Setalah di periksa lebih lanjut lagi ternyata Sarah punya kanker otak yang sudah parah sekali. Kenapa semasa hidupnya Sarah tidak pernah memberitaku aku tentang penyakit kronis itu? Kenapa dia tega sekali menyembunyikannya dariku?
            Sarah meninggalkan sesuatu di rumah orang tuanya. Sebelum aku menikah dengannya dia sempat menulis surat untukku dan disimpan ibunya dengan apik di lemari kesanyangan Sarah.
            Surat untuk abeku tercinta
            Abe sayang... maafkan aku jika aku tidak memberitahukanmu bahwa aku ini punya penyakit menyeramkan. Aku saja tidak menyangka aku memiliki penyakit monster ini..Seram sekali mendengarnya aku tidak punya kekuatan untuk memberitahukannya kepadamu maafkan aku Abe sayang.. Taukah kamu setiap aku ingin memberitahukannya, lidahku kelu dan tak bisa berkata,ada kekuatan yang mendorongku untuk memendamnya sendiri dan tak ingin berbagi kepadamu, aku tau ini salah, maafkan aku Abe. Maafkan aku sayang. Mungkin ketika kamu membaca ini aku telah berada jauh darimu,mungkin aku telah berada di tempat indah itu sayang..Jikalau surat ini telat sampai kepadamu jangan bersedih, kita pasti bertemu lagi di kehidupan yang selanjutnya.Semoga saja Tuhan berkata lain,semoga dia mempertemukanmu dengan aku ditempat yang indah nanti.Aku pasti merindukanmu.
Salam mentari,Sarah .
            Tak tahu berapa banyak air mata yang telah ku teteskan ketika membaca ini. Sarah aku benar benarmerindukanmu,aku akan segera menyusulmu setelah aku menemukan dimana anakku berada. Aku janji Srah tunggu aku disana ya sayang.
            Ketika aku bersedu sedu menangis, aku mendengar suara gitar yang sangat merdu sekali. Aku mengikuti setiap alunan petikan gitar itu sampai akhirnya aku berhenti di depan kamar berpintu ukiran gitar. Siapa yang memainkannya mengapa indah sekali? Pintu berukir gitar itu terbuka, laki laki, iya yang membuka seorang laki laki.Tanpa perlu berbasa basi aku menanyakannya,
            “Apakah permainan gitar itu kamu yang memainkan?apakah iya?”
            “Iya tidak ada orang selain aku di dalam kamar itu,kenapa?”
            “Siapa namamu anak muda?”
            “Gitara, namaku Gitara om! Ibu memberinya karena ibu menginginkan aku untuk menjadi seorang gitaris handal suatu saat nanti. Kata nenek ayahku seorang gitaris yang handal maka dari itu ibu ingin aku mengikuti jejak ayah.”
            Aku seperti tersambar petir, Tuhan apakah ini anakku Gitara?mentari setelah Sarah?batinku bergejolak, mataku seakan akan tak kuat menahan air mata yang mendesak ingin keluar dari tempatnya. Aku berusaha memeluknya,hatiku terasa lebih sesak dari biasanya. Ketika aku ingin berbicara,Gitara tidak bisa mendengarnya aku hanya melihat ibu Sarah menutup mataku,sepertinya aku akan menyusul Sarah kesana, aku senang telah bertemu Gitara. Sekarang aku tinggal melihat mentariku yang pertama,Sarah istriku sayang

PSK juga punya cinta !

“Walau tak ada satu orang pun di dunia ini yang menganggap diriku benar,ternyata masih ada dirimu mas yang menghidupkan aku walau aku terjatuh di dalam lubang hitam ini”
Sudah sekitar 5tahun aku bergelut di dunia yang menurut masyarakat adalah pekerjaan tidak halal ini. Melayani nafsu para lelaki hidung belang. Iya, aku seorang pekerja seks komersial,aku hanyalah sampah masyarakat yang hanya bisa menjual tubuh ku. Bagiku dengan cara inilah aku bisa mendapatkan uang secara cepat.
            Tak mudah melayani mereka, mereka terkadang melukai semua organku yang bisa membuat nafsunya meningkat tinggi dan akupun tidak bisa melawan mereka. Aku hanya bisa menahan semua rasa sakit itu demi mendapatkan uang untuk hidup di tengah kerasnya kehidupan ibu kota.
            Kehidupan hitamku ini ku masuki ketika aku berumur 20tahun,ketika ibu tidak bisa memberiku uang saku lagi untuk melanjutkan kuliahku sedangkan bapak entahlah dia ada dimana sekarang sejak aku duduk dibangku SMP dia telah meninggalkan ibu dengan hutangnya yang sangat banyak. Ibu berusaha menghidupi aku dan ketiga adikku yang masih kecil ini mereka pun ikut putus sekolah.
            Aku mencari cara agar ibu tidak perlu khawatir dengan biaya hidup ini. Dan aku di beri tawaran oleh sahabatku sendiri ia menjualku ke germo langganannya. Tak berfikir lama bagiku untuk mengiyakan ajakan itu,lumayan dalam sehari omsetku bisa mencapai 1 samapi 1,5 juta itupun tergantung mereka memberiku berapa banyak.
            Ditahun tahun pertama aku merasa sangat kuat menahan semuanya,aku berbohong pada ibu. Aku mengaku bekerja di kantor ternama yang menggajiku hingga puluhan juta dalam sebulan,dan nyatanya ibu percaya. Aku sudah bisa menyekolahkan adik adikku memberi mereka tempat tinggal yang layak dan melunasi semua hutang bapak.
            Tetapi di tahun keempat aku merasakan lelah berujung pada ubun ubun ku. Aku selalu berusaha mencari pekerjaan yang layak tetapi mana ada yang menerima lulusan kuliah yang tidak genap 3semester ini,apalagi ini ibu kota. Ingin sekali aku memotong urat nadiku ini ketika aku memikirkan semua perlakuan haramku ini.
Sesekali aku berfikir untuk ingin menikah dengan laki laki yang pantas ,yang mencintaiku tetapi siapa yang mau memunggut barang bekas? Adakah masih di dunia ini seorang laki laki yang mau menerima wanita sampah seperti diriku? Aku rasa tidak,walaupun ada pasti dia sama seperti laki laki hidung belang itu, menikmati tubuhku lalu pergi mencari wanita lain lagi.
            Ternyata aku salah,aku bertemu sosok laki laki itu,dia gagah,tampan sangat ramah. Ia awalnya menyewaku juga tetapi entahlah dia sama sekali tidak menyentuh tubuhku tidak menyuruh ku untuk memenuhi nafsunya,sepertinya ada yang salah dengan kehidupan “cinta”nya.Setiap ia memesanku ia malah mengajakku kencan dan bukan bercinta,malaikat bagiku.
Lelaki itu bernama Janu, Janu purwaningrat. Ia ditinggal istrinya menikah lagi dengan lelaki yang lebih kaya,padahal mas Janu ini keturunan ningrat yang harta kekayaannya tidak habis tujuh turunan. Tidak habis pikir, ternyata masih ada perempuan bodoh seperti mantan istrinya itu.
Mas janu yang selisih umurnya sekitar 2tahun diatasku mencoba membawaku ke kehidupan normal yang aku alami sebelum memasuki lubang hitam ini. Mas janu mencintaiku walaupun aku tak sesuci perempuan lain. Menurutnya hati lah yang terpenting,dan hatiku bagi nya masih suci.
Tidak perlu waktu yang lama untuk membuat mas Janu jatuh cinta padaku. Semasa berpacaran ia memberiku begitu banyak hadiah senang rasanya ada lelaki yang begitu mencintaiku aku harap dia memiliki rasa ini tulus terhadapku. Bahkan aku sempat berkhayal bisa menikah dengan lelaki konglomerat ini.
Sampai akhirnya mas Janu mengajakku berlibur di Bali.
“Dek mas ingin berlibur ke Bali nih,sudah lama tidak melihat matahari terbenamnya pantai Kuta”
“ya sudah berlibur saja sana mas,aku ga punya uang cukup untuk ikut pergi kesana”
“Lah siapa yang suruh kamu bayar sendiri?pake uang mas untuk pergi ke sana,kamu temani aku saja kesana ,bagaimana dek?”rayu mas Janu
“hem terserah mas Janu sajalah aku nurut ae”
Senyum mas Janu pun tidak bisa ia simpan dbalik bibir nya yang indah itu.Kencan sore itu berakhir dengan percakapan yang membuatku sangat senang. Tak berapa lama setelah aku dan mas Janu menghabiskan secangkir kopi di resto tersebut, ia mengajakku membeli tiket dengan jadwal keberangkatan pukul 07.00 pagi ke Bali.
“Tak usah membawa banyak baju ya sepertinya satu koper saja cukuplah dek,”kata mas Janu yang selalu memanggilku adek dan tak pernah mau menyebut namaku itu
“Iya mas makasih ya semuanya,besok kita ketemu di bandara saja tak usah jemput aku pagi pagi ya”
“Iya dek,kalo itu mau kamu mas nurut lah, ya sudah tidur sana jangan sampai telat besok ya.”
“iya mas,malem mas,” percakapan itu aku akhiri dan selanjutnya aku bergegas untuk mempersiapkan semua kebutuhan ku untuk berlibur.
Mas janu dan aku bertemu di bandara pukul 06.30 pagi dan berangkat pukul 07.00 pagi ke bali, hanya butuh 2jam perjalanan di tempuh dengan pesawat terbang ini dari jakarta menuju Bali. Baru kali ini aku ke Bali,wow! Bali memang indah! Semasanya di bali aku berasa honeymoon dan buka pergi jalan jalan,ma Janu sangat memanjakanku membeli ini itu,bahagianya aku.
Hari ini hari terakhir kita berlibur di Bali,sebenarnya aku tidak ingin kembali ke ibu kota Bali telah buat aku jatuh cinta dengan segala pesona alamnya.Mas Janu memutuskan utuk melihat matahari terbenam sebelum akhirnya ke Jakarta dengan keberangkatan pukul 23.00 .Detik detik menunggu sunset mas Janu mengajakku untuk duduk di pantai.Mas Janu tertidur di pangkuanku,indah rasanya.
“Dek,”
“Iya mas, ono opo toh?”
“Gini loh,aku sebenarnya sudah lama pengen ngasi ini ke kamu tapi aku ora berani ngomongnya,”
“lah kenapa gitu mas?bilang aja aku dengerin kok”
Mas Janu berusaha mengeluarkan sesuatu dari kantongnya,”Ini dek cincin nikah, mas Janu mau ngajak kamu nikah”
Aku terdiam melihat kilauan berlian yang mas Janu suguhkan kepadaku. Apa aku sedang bermimpi?Aku tertegun dan tak tahu harus menjawab apa
“Dek,salah ya mas ngomong gini?mau kan dek kamu nikah sama aku?”
Indah sunsetnya menjadi saksi bisuku,
“Iya mas aku mau,mau nikah sama kamu,” air mataku tak tahan dan menurun mambasahi pipiku.Walau tak ada satu orang pun di dunia ini yang menganggap diriku benar,ternyata masih ada dirimu mas yang menghidupkan aku walau aku terjatuh di dalam lubang hitam ini.

Minggu, 26 Desember 2010

SM☆SH Fact


  • SMASH itu kepanjangan dari Seven Man as Seven Heroes. Banyak yang bilang Six Man as Six Heroes, itu salah banget ya. hehe
  • SMASH terdiri dari 7 orang cowok yang berdomisili di Bandung kecuali Morgan
  • Rafael adalah personel tertua dibandingkan dengan personel yang lain, sedangkan Ilham adalah personil termuda.
  • Ilham dan Reza merupakan saudara kandung dung dung dung. Reza kakaknya, dan Ilham adiknya.
  • Morgan memiliki background entertaiment sebagai model di platinvm agency.
  • Rangga adalah seorang pecinta kucing. Nama kucing yang pernah dia sebut itu Tinkerbell sama Bento.
  • Menurut personil lain, nih. Ternyata Dicky itu yang paling sering salah pas lagi latihan.
  • Ini juga kata personil lain ya, Rangga itu yang paling sering ngaret alias terlambat terus lama dandan. Haha.
  • Bisma adalah crew dari bboy di Bandung, kalo gak salah namanya DawnSquad.
  • Sebelum gabung di SMASH, Bisma pernah ikut ajang battle dance di TV swasta.
  • Dicky, Ilham dan Reza satu grup dance waktu event dance bareng Cinta Laura.
  • Lagu SMASH – I Heart You itu ternyata dulunya adalah theme song dari OZRadio Bandung.
  • Katanya nih, Morgan suka sama ular.
  • Dulu Bisma pernah dikerjain temennya yang bilang ke salah satu Belibers luar negeri, kalo Bisma itu mirip Justin Bieber dan hasilnya Belibers itu ngamuk parah. Haha
  • Bisma punya peliharaan monyet, namanya Odoth.
  • Rangga dan Bisma udah kenal sebelum tergabung di SMASH.
  • Poppy Sovia adalah salah satu artis yang diidolakan sama Bisma, bahkan dia pengen punya cewek yang mirip sama Poppy Sovia alias KW supernya jedukin kepala ke dinding.
  • Di MV mereka, Dicky dan Bisma sama-sama yang berambut blonde dan berbehel.
  • Di MV mereka sebenarnya hanya ada 6 personel, dan katanya saat itu Rafael sedang sakit, sehingga gak bisa ikutan bikin MV.
  • Tapi, faktanya di detik 00.39 terdapat 7 personel, dan disana ada Rafael.
  • Bisma bilang kalo pipinya Rangga itu pipi bakso.
  • Desas desusnya, anak-anak SMASH sering mejengnya di PVJ Bandung.
  • Bisma menyebut dirinya dengan Mamang karena ahli dalam Bahasa Sunda.
  • Dan juga, Bisma memanggil dirinya dengan Zombie karena kebiasaan tidur pada pagi hari. Katanya sih dia insomnia gitu.
  • Morgan dipanggil oleh member lain dengan Ogan.
  • Nama panggilan Reza adalah Eca, sedangkan Bisma dengan Ima dan Rafel oleh cocoh (maksudnya koko gitu kali ya? hehe)
  • Hanya Reza, Dicky dan Ilham yang masih berstatus sebagai siwa SMA.
  • Saat ulangtahun Rafael, Bisma dan Rangga sengaja mengerjai Rafael dengan pura-pura berantem.
  • SMASH pertama kali debut di Inbox.
  • Reza dan Bisma adalah main Rapper.
  • Ilham katanya takut sama badut.
  • Reza katanya juga nih takut sama yang berunsur hantu-hantu gitu.
  • Ternyata Reza dan Ilham kurang fasih berbahasa Sunda, karena mereka bukan berasal dari Sunda.
  • Sebelum dengan SMASH, Rangga tergabung di Elva singer sejak SMA.
  • Bisma bisa dibilang personel yang paling banyak makan dibandingkan yang lain.
  • Rafael satu-satunya member yang twitternya di protect.
  • Rafael suka banget sama coklat.
  • Anak-anak SM*SH bilang kalo Rafael adalah personil export dari Garut.
  • Dulunya Rafael adalah vokalis dari Cola Float Band.
  • Rafael adalah salah satu dancer dari VOGUE
  • Seven Man as Sevem Heroes dimaksudkan adalah mereka ingin menginspirasikan anak muda untuk berkarya positif.
  • Background video klip SM*SH berwarna putih karena mereka ingin memberikan kesan fresh dan bersih karena mereka masih baru.
  • Warna kesukaan Morgan adalah hitam, sedangkan Bisma hitam dan merah, Reza putih, Rangga biru, Rafael coklat.